Thursday, September 28, 2006
This Is Anfield

Posted by
~amany~
at
12:24 AM
0
comments
Tuesday, September 26, 2006
In the City of Blinding Lights

nonton kembang api di Merlion
in the city of blinding lights
tiga 0rang lagi nyasar...
haus...minum air dari Merlion
nyasar di NTU...
kalo ini nyasar di Orchard...
Posted by
~amany~
at
7:42 PM
0
comments
Sunday, September 17, 2006
forgetful, I am
stupiiiiiid... lagi-lagi ada yang kelupaan. kali ini kunci lokerku yang ketinggalan... padahal sepatu untuk kerja aku taruh disitu hiks..hiks... Sengaja sepatu aku taruh loker biar kalo berangkat dari rumah biar bisa cuma pake sandal, eh lha kok hari ini kunci lokerku ketinggalan. Padahal sore ini insya Allah mo berangkat ke Singapore. Gimana donk masa ke Singapore pake sandal... kalo untuk jalan-jalan sih gak pa-pa, lha ini untuk urusan kantor... Mo pulang ke rumah bakalan gak cukup nih waktunya, udah jauh macet pula... Masih untung paspor dan tiket pesawat gak ketinggalan (biasa... orang jawa apapun yang terjadi pokoknya masih ada untungnya :p)
Sial-sial... kenapa ya akhir-akhir ini selalu saja ada yang kelupaan ato ketinggalan. Pikiran kayaknya gak bisa fokus... selalu saja mengembara kemana-mana. Apakah ini salah satu tanda stres ya? ato mungkin udah jenuh? kayaknya lagi butuh refreshing nih... Mumpung belum masuk bulan suci Ramadhan, pikiran harus difokusin dulu nih... Sayang kalo bulan suci nanti dilewatin begitu saja gara-gara pikiran dan niat tidak sempurna, bener gak guys??
Posted by
~amany~
at
6:26 PM
1 comments
Friday, September 08, 2006
Crystal Ball
Lagi seneng-senengnya dengerin lagunya Keane
"Crystal Ball"
Who is the man I see
Where I'm supposed to be?
I lost my heart, I buried it too deep
Under the iron sea
Oh, crystal ball, crystal ball
Save us all, tell me life is beautiful
Mirror, mirror on the wall
Lines ever more unclear
Not sure I'm even here
The more I look the more I think that I'm
Starting to disappear
Oh, crystal ball, crystal ball
Save us all, tell me life is beautiful
Mirror, mirror on the wall
Oh, crystal ball, hear my song
I'm fading out, everything I know is wrong
So put me where I belong
I don't where I am
And I don't really care
I look myself in eye
There's no-one there
I fall upon the earth
I call upon the air
But all I get is the same old vacant stare
Oh, crystal ball, crystal ball
Save us all, tell me life is beautiful
Mirror, mirror on the wall
Oh, crystal ball, hear my song
I'm fading out, everything I know is wrong
So put me where I belong
Posted by
~amany~
at
1:46 AM
0
comments
Wednesday, September 06, 2006
Kasih Tak Sampai
Dapat sebuah artikel di internet (kalo gak salah dudung.net) semoga bermanfaat bagi yang pernah merasakan kasih tak sampai. Mohon maaf bagi penulisnya karena saya mengambilnya tanpa ijin.
Sahabatku rahimakumullah...
Sebagaimana Ia (Allah) menghadirkanmu ke dunia ini dengan rasa cinta, melalui perantara seorang ummi yang penuh kasih, karena itulah...rasa yang begitu kuat terpatri di Qalbumu adalah rasa cinta (ingin dicinta dan mencinta)...
Kita tumbuh laksana tunas pohon kecil yang mengeluarkan dedaunannya dan ketika kuncupnya menyembul... Bersama itu pula timbul hasrat dihatimu untuk mencari pasangan hidup, teman berbagi suka duka di alam ini..
Cinta merupakan karunia Ilahi.., hadirnya tanpa diundang..., tiba-tiba kita sadari ia kuat tertanam laksana akar pohon yang rindang
Sahabatku rahimakumullah
Kurasakan getar Qalbumu manakala kau bercerita penuh harap kepadanya. Ia laksana kilau permata yang penuh cahya dimatamu Mencintainya ibarat kuncup bunga di Qalbumu Yang siap untuk mekar dengan keharumannya yang memikat Namun ternyata Jangankan mekar yang kau dapat Kuncup itu layu sebelum berkembang Manakala kau sadari Dia tak pernah mencintaimu!, tak pernah menaruh hati padamu!!, tak pernah menginginkanmu!!! Tak pernah !!!
Kekecewaanmu kau tumpahkan dalam sebuah syair lagu (walau hanya kau yang tahu...) Lirih perlahan mengalun
-------
"Kau bagaikan telaga yang jernih
Yang sejuk airnya serta menyegarkan
Ditumbuhi pepohonan rindang Disekelilingmu
Kau sadari akan seseorang
Yang mencintaimu Setulus hatinya
Dan kau beri satu pengertian
tentang sebuah cinta yang tak kesampaian
Kau hargai satu cinta kasih
Kau buktikan tanpa menghinanya
Walau seringkali kau acuhkan dia yang menyayangimu
Kau berarti baginya Kharisma didirimu Dambaan hatinya"
-------
Aduhai gerangan sungguh beruntung yang mendapatkan cintamu Dan ketika kau kutanya kenapa? Dengan ungkapan pilu engkaupun berkata:
"Entahlah Akupun tidak tahu. Namun yang terpenting Dari sekian banyak manusia, dari sekian banyak insan dunia Bagiku...Dialah yang terindah...terbaik..., dan paling mempesona...!" Pancarannya begitu tajam menghunjam!! Sungguh tak 'kan ada yang bisa menggantikannya Walau dicari di belahan bumi manapun, tetaplah dia orangnya!!!
Aduhai...gerangan...perih nian yang kau rasa... Kalau begitu baiklah... Kan kuajak dirimu terbang ke sebuah tempat yang bernama "Negeri kesunyian" Kenapa ??? Karna engkau butuh kesendirian untuk mengobati luka hatimu...
Kita tlah sampai... Tak ada seorangpun yang akan mendengar perbincangan kita... (Listen to me please!!! Dengarkanlah aku baik-baik sahabatku...!!!)
Sahabat... Tahukah engkau? Manakala engkau telah merasa mencintai seseorang... Itu sama artinya engkau t'lah menghamba padanya?...
Sadarkah dirimu? Manakala engkau tahu ia tidak mencintaimu ... Itu artinya ia menunjuk pada kekuranganmu?...
Tidak terfikirkah olehmu? Jika yang kau harap saja tidak bisa mencintaimu... Apalagi Yang Menciptakannya???!!!...
Astafirughlaahul 'aziim...
Astafirughlaahul 'aziim...
Astafirughlaahul 'aziim...
(Ucapmu seraya menjerit tertahan... titik-titik embun menggenang di kelopak matamu...mengalir perlahan...membasahi pipi...) Mengangislah...kalau itu yang membuat hatimu tenang...
Sahabat... Aku bersyukur kepada Allah kau sadari kini kekhilafanmu... Bahwa ter-amat sulit untuk menggapai Cinta_Nya bisa engkau pelajari dari makhluk_Nya yang bernama manusia... Karena itu...Perbaikilah segala sesuatu yang ada padamu... Bangkitlah untuk menjadi yang terbaik...
Sahabat... Sesungguhnya yang ada padamu sudah ter-amat sempurna... Rupa wajahmu adalah yang terindah yang kau miliki... Namun?sinarannya belum terlihat... Masih pudar dan perlu dibersihkan... Dimana letaknya tersimpan di dasar yang paling dalam... Sulit terjangkau?Itulah Qalbu (hati) mu... Jika sinarnya telah mendekati kesempurnaan... Kilaunya akan memancar ke luar... Itulah namanya kecantikan/ ketampanan hakiki...
Sesungguhnya... Seseorang mencintaimu tidaklah melihat dari kecantikan (ketampanan) atau kekayaanmu... Tetapi ia melihat pancaran yang ada pada Qalbumu... Kenapa? Karena kecantikan/ ketampanan akan sirna bersama berlalunya waktu... Kekayaan akan lesap bersama perputaran roda kehidupan... Sedangkan pancaran Qalbu akan senantiasa abadi bersama ridha Ilahi kepadamu...
Namun satu hal yang harus kau ingat! Tak selamanya cinta itu berati memiliki... Ibarat Qalbumu...yang bebas bergerak tanpa bisa kau cegah... Kenapa? Karena ia hidup sebagaimana arus air yang mengalir... Engkau saja tak dapat memiliki hatimu, apalagi kepunyaan orang lain? Yang berhak memilikinya adalah Allah...
Wahai sahabat... Bukankah sesuatu yang kau sulit mendapatkannya sulit pula kau lepaskan? Demikianlah seseorang itu di hatimu... Bukankah Kasih tak sampai benteng dirimu untuk senantiasa menjaga kesucianmu? Terutama Qalbumu...(Yang senantiasa wajib kau jaga kesuciannya).
Karena itulah... "Kasih Tak Sampai" merupakan cermin bagimu ... untuk mengerti arti Cinta Sejati yang sesungguhnya...
Sesungguhnya Cinta dijadikan Allah indah di dalam Qalbumu... Keindahannya akan kau temukan manakala kau dapatkan hatimu mencintai Allah... Tak ada makhluk yang sempurna di muka bumi ini kecuali diri_Nya...
Karena itu... Laa tahzaan wa laa takhaaf (Janganlah sedih dan janganlah takut...) Innallaaha ma'ana (Sesungguhnya Allah bersama kamu...) Betapa dengan sayang_Nya Ia berkata:
"Thayyibaa tu litthayyibiina watthayyibuuna litthayyibaati" Wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik (pula). (QS. An Nur 24:26)
Wallaziina aamanuu asyaddu hubban-lillah Orang-orang yang beriman amat sangat cinta kepada Allah. (QS. Al Baqarah 2:165)
Posted by
~amany~
at
1:27 AM
3
comments
Monday, September 04, 2006
Calon Suami Ideal
Berhubung banyak yang memprotes kok aku cuma posting kriteria untuk istri ideal... maka ini aku postingkan kriteria untuk suami ideal... biar adil gitu...
1. Beragama Islam
2. Taat beragama dan baik akhlaknya
3. Menjauhi kemaksiatan
4. Kuat semangat jihadnya
5. Dari keluarga shalih
6. Taat kepada orang tuanya
7. Mandiri dalam ekonomi
8. Kualitas dirinya setaraf atau lebih baik
9. Dapat memimpin
10. Bertanggung jawab
11. Bersifat adil
12. Berperilaku halus
13. Tidak kikir
14. Tidak lemah syahwat
15. senang berketurunan dan subur
Kalolah memang tidak bisa ideal setidaknya berusahalah untuk mendekati ideal
Posted by
~amany~
at
1:32 AM
0
comments
Friday, September 01, 2006
hmmm...segarnya udara...
Kenapa ya aku suka banget kalo menghirup udara sehabis hujan. Rasanya segarrrr, sensasinya terasa khas sekali... sulit diungkapkan dengan kata-kata. Terutama sekali jika kejadiannya berlangsung sore hari ketika langit telah selesai menumpahkan airnya yang deras setelah sebelumnya di siang hari matahari membakar dengan teriknya muka bumi ini. Bau tanah di sore sehabis hujan ini pasti akan membuatku teringat akan kampung halaman, membayangkan suasana cerah dan segar ketika aku masih hidup di kota kecil di kaki gunung Lawu. Membuatku menjadi rindu akan masa kecilku, di pelukan bunda... bermain, bersenang-senang tanpa kenal waktu. Hmmm.. seperti apa ya kini Madiunku?? apakah kau akan menjadi Madiunpolitan yang penuh gedung bertingkat dan ramai lalu lalang kendaraan hingga polusi mengotori duniamu?? Apakah akan terjadi kemacetan di sana sini seperti jakarta tempat dimana aku kini berjuang untuk mencari sebuah kebanggaan hidup??
Hmmm... kemaren malam udara sehabis hujan cukup membuatku segar kembali dari kesumpekan dan keruwetan. Seperti biasa aku pulang-pergi dari kantorku yang di jalan Gatot Subroto ke kosanku yang di Depok selalu naek motor. Lumayan jauh juga sih jaraknya... sekitar 20 km lah. Tahu sendiri kan gimana lalu lintas di Jakarta?? penuh macet dan polusi yang bikin pikiran makin ruwet dan semrawut. Nah kemaren ketika pas pulang naek motor dan hampir sampe Depok... hmmm.. udara tiba-tiba berubah segar banget. Serius... aku merasakan suasana yang beda dengan hari-hari biasanya. Mungkin ini karena hujan yang baru saja reda mengguyur setelah sekian lama panas matahari membakar. Membuat anganku membayangkan kota kecilku Madiun dan juga kota Bandung, kota perjuanganku mencari jati diri.
Ah hujan di musim panas ini mungkin hanya kemaren saja terjadi. Sekarang kembali ke realita... hanyalah kesumpekan dan keruwetan yang ada...
kalolah bisa kuputar kembali waktu
kuingin meluncur kembali ke masa itu
terbang mengarungi masa kecil
membayangkan angan mimpi dan cita-cita
mengisi hari dengan kualitas nyata
kuhapus dosa dan segala kesalahan
hingga tak ada penyesalan layaknya aku kini
Posted by
~amany~
at
4:19 AM
0
comments
