Thursday, August 31, 2006

Tak ada lagi Shevaministi


Striker Real Betis, Ricardo Oliviera akhirnya resmi bergabung dengan AC Milan untuk mengisi posisi striker yang ditinggalkan oleh Shevchenko. Kepastian transfer Oliviera terjadi di hari terakhir batas waktu transfer klub-klub Eropa 31 Agustus kemarin. Oliviera akan mengenakan nomor 7, nomor yang sama yang pernah dipakai oleh Sheva yang sempat menjadi ikon di klub berjuluk Rossoneri tersebut. Memang kemampuan Oliviera belum teruji untuk bermain di liga sekelas lega calcio Italia namun striker berusia 26 th ini layak untuk diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya di Serie A. Di Milan Oliviera akan bermain bersama rekan senegaranya sesama Brasil yaitu Kaka, Serginho, Dida dan Cafu. Dengan kemampuannya semoga Kaka akan dapat memanjakannya dengan memberikan umpan-umpan akurat untuk diselesaikan menjadi gol oleh pemain ini. Kaka sendiri sangat senang mendengar Oliviera bergabung dengan Milan, "I'm really excited. He is strong player and great guy". Kita harapkan duo samba di lini depan Milan bisa mengembalikan kejayaan Il Diavolo Rosso memburu scudetto ke-18. Kemampuan Oliviera dalam membobol gawang lawan sebenarnya tidak perlu diragukan lagi. Memenangkan Copa Del Rey dengan mengalahkan Osasuna di final, pernah meraih gelar top skor di La Liga musim 2005, setelah musim sebelumnya ikut mengantar Valencia juara Liga Spanyol. Ricardo Oliviera di Milan akan bermain sebagai striker untuk melengkapi 3 striker yang telah dimiliki milan sebelumnya yaitu Filippo 'Super Pippo' Inzaghi, Alberto Gilardino, dan Marco Boriello.

Kini lupakan ketergantungan terhadap sheva, tak ada lagi shevaministi :D. Dulu saking sukanya melihat permainan sheva di milan, aku sering menggunakan sebutan shevaministi yang merupakan gabungan dari sheva amin dan milanisti.. he..he..he... Sekarang sang ikon no. 7 telah berganti. Yang menjadi pertanyaan mampukah si new face ini menggantikannya untuk menjadi idola baru publik San Siro? Kita tunggu saja aksinya beberapa pekan mendatang ketika liga Italia mulai digulirkan...

Istri ideal

semoga bermanfaat bagi teman-teman untuk menjadi seorang istri yang ideal:
1. taat beragama
2. dari lingkungan yang baik
3. perawan
4. penyabar
5. memikat hati
6. amanah
7. tidak bersolek bila keluar rumah
8. kufu' dalam beragama
9. tidak materialistis
10. senang menyambung ikatan persaudaraan
11. pandai menyimpan rahasia
12. subur
13. tabah
14. tidak cemburu buta
15. peringai dan kata-katanya menyenangkan
16. mudah dilamar
17. besar cintanya
18. patuh dan taat
19. hemat
20. besar kasih sayangnya kepada anak kecil

Tetap Semangat My Bro...

Setelah menunggu sekian lama...akhirnya keluar juga pengumumannya dan sayangnya sekali lagi namamu tak tercantum di daftar itu. Adikku..jangan bersedih hati... hold your head up high... mungkin belum saatnya. Masih banyak kesempatan di tempat lain untuk unjuk gigi, mengembangkan kemampuan, mengasah skill, meningkatkan keterampilan. Gagal di UM UGM, SPMB, ato STAN tak jadi soal. Mungkin memang Allah telah menentukan jalanmu untuk berjuang di tempat lain. I think Polman Ceper is good enough for you. OK My Little Brother... selamat berjuang disana, kuiringi langkahmu dengan do'a... hingga kau dapat membanggakan Bapak Ibu kita. Keep your spirit high... I believe you'll be a great people.

Tuesday, August 29, 2006

kalah lagi...


Kalah... mungkin hal yang biasa bagi timnas Indonesia. Tapi kalah melawan tim sekelas Myanmar mungkin hal yang jarang terjadi. Meski banyak menguasai bola tapi tetap aja tim kita kebobolan melalui serangan-serangan balik Myanmar. Tampaknya faktor mental menjadi kelemahan utama bagi anak-anak Peter Withe kita saat berlaga di ajang puncak sebuah turnamen internasional. Tentunya masih ingat pula kita akan kekalahan dari tim Singapura saat piala tiger yang lalu di partai final setelah sebelumnya tampil menawan selama babak penyisihan. Kembali terlihat semalam faktor mental menjadi penyebab kurang berkembangnya permainan di lapangan. para pemain terlihat grogi, terbukti banyak sekali melakukan kesalahan-kesalahan elementer sepanjang pertandingan. Salah umpan dan salah pengambilan keputusan dalam melakukan shooting sering kali terjadi. Stamina yang kurang mendukung untuk bermain penuh selama 2x45 menit menyebabkan disiplin dan taktik permainan menurun drastis di akhir-akhir pertandingan.

Hmmm... memang sih turnamen kurang bergengsi tapi sebagai pendukung timnas kita sangat berharap Indonesia dapat mengakhiri paceklik gelar selama bertahun-tahun... Ah mungkin kebanyakan dari kita hanya bisa cuap-cuap komentar tentang timnas kita tanpa bisa memikirkan bagaimana caranya memajukan persepakbolaan kita. Ah sudahlah... memang kompleks permasalahan yang ada kalo kita bicara mengenai sepakbola di negara kita. Ah sudahlah... ngapain juga aku ngomel-ngomel terus di pagi ini... yang penting aku masih bisa tetap menikmati maen bola di negara ini meskipun lapangan rumput semakin berkurang disini... ato jangan-jangan kita nanti hanya bisa menonton sepakbola negara lain di TV setelah sepakbola dilarang di Indonesia gara-gara tak pernah berprestasi... Ah lagi-lagi perasaan "inferior man" yang muncul...

Monday, August 28, 2006

Inferior Man

Orang bilang aku gak punya keberanian untuk menghadapi masa depan...
Orang bilang aku terlalu penakut untuk mengatakan kejujuran...
dan Orang bilang aku hanyalah seorang pengecut yang hanya bisa bermimpi...
juga banyak orang bilang aku adalah pecundang yang phobia akan perubahan...


kutulis untuk sebuah bangsa yang masih menjadi inferior man meski sudah berumur 61 th

C I N T A

Ya Allah...
Saat aku menyukai seorang teman
Ingatkan aku bahwa akan ada sebuah akhir
Sehingga aku tetap bersama Yang Tak Pernah Berakhir

Ya Allah...
Ketika aku merindukan seorang kekasih
Rindukanlah aku kepada yang rindu cinta sejati-Mu
Agar kerinduanku terhadap-Mu semakin menjadi

Ya Allah...
Jika aku hendak mencintai seseorang
Temukanlah aku dengan orang yang mencintai-Mu
Agar bertambah kuat cintaku pada-Mu

Ya Allah...
Ketika aku sedang jatuh cinta
Jagalah cinta itu
Agar tidak melebihi cintaku pada-Mu

Ya Allah...
Ketika aku berucap aku cinta padamu
Biar kukatakan kepada yang hatinya tertaut pada-Mu
Agar aku tak jatuh dalam cinta yang bukan karena-Mu



(dikutip dari Percikan Iman...semoga menjadi inspirasi)

Sunday, August 27, 2006

My First...

Finally... bikin juga aku weblog ini setelah bertahan sekian lama bertahan untuk tak terpengaruh dengan tren ini. Entah sebenarnya apa tujuanku untuk bikin blog ini... sekedar ikut-ikutan karena dipaksa teman ato dari hati ini sendiri yang ingin mengekspresikan diri melalui tulisan... I'm not sure. Yang pasti aku ingin belajar how to translate my emotional to the words... agar kalian-kalian lebih mengenal aku. Kan kata orang "tak kenal maka tak sayang"... he..he.. Semoga diriku tetap konsisten mengisi dan meng-update blog ini terus..tak hanya semangat cuma di awalnya saja habis itu ..buzz... menghilang dan lenyap begitu saja. Last...saran dan kritik dari teman-teman semua tentang diriku sangatlah kuharapkan untuk meng-upgrade diri ini menuju ke arah lebih baik. Last again...he..he.. Let me take Semisonic's words: "...Every New Beginning Comes From Some Other Beginning Ends..."
So Enjoy it...